TANJUNGPINANG, kabarkepri.co.id ] - Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menghadiri Syukuran Hari Marwah Rakyat Kepri ke-24 dan peluncuran penulisan Buku Sejarah Provinsi Kepulauan Riau, di Gedung Juang Yayasan Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR.), Jumat (15/5)
Hari Marwah Kepri diperingati setiap 15 Mei untuk mengenang terbentuknya Provinsi Kepri sebagai provinsi ke-32 di Indonesia melalui UU Nomor 25 Tahun 2002.
Raja Ariza tegaskan, Hari Marwah jadi pengingat perjuangan panjang para tokoh dan relawan dalam memperjuangkan pembentukan Kepri.
“Perjuangan itu harus terus kita jaga dan wariskan ke generasi muda sebagai motivasi membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga beri apresiasi penulisan buku sejarah sebagai langkah mendokumentasikan perjalanan pembentukan daerah dan jasa para pendiri Kepri.
“Buku ini penting agar generasi penerus tahu nilai perjuangan, persatuan, dan semangat membangun daerah yang diwariskan para pendahulu,” katanya.
Raja Ariza berharap momentum Hari Marwah bisa perkuat sinergi pemerintah dan masyarakat untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan.
“Mari jadikan Hari Marwah sebagai semangat bersama memajukan Kepri dan Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi,” pungkasnya.
Kegiatan ini diisi dengan penyerahan maklumat BP3KR ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang diwakili WakilGubernur, Nyanyang Haris Pratamura, serta pemotongan pulut kuning. Tim penulis buku sejarah yang diperkenalkan yakni Abdul Malik, Zamzami A. Karim, M. Syuzairi, Edy Akhyari, dan Ridarman Bay.(**)


