TANJUNGPINANG, kabarkepri.co.id )— Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Raja Ariza, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan kreativitas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang sukses menggelar Economy Creative Festival (ECF) 2026 di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Sabtu (3/10).
Saat membuka acara secara resmi, Ariza menilai kegiatan di ruang publik ini membuktikan keberanian mahasiswa dalam mempraktikkan ide dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
"Luar biasa. Saya bangga dengan anak-anak muda UMRAH, khususnya BEM FEBM. Ini baru mahasiswa. Tidak hanya berdiskusi di dalam kampus, tetapi juga langsung mempraktikkan ide dan kreativitas dengan menggelar festival ekonomi kreatif di jantung Kota Tanjungpinang,” ujar Ariza.
Ariza mengajak anak muda untuk memanfaatkan teknologi dan media sosial secara produktif. Menurutnya, ide sederhana yang ditekuni secara konsisten mampu bernilai ekonomi tinggi. Ia juga berpesan agar mahasiswa berani mengambil langkah nyata dalam berwirausaha.
"Jangan hanya menjadi penonton perubahan zaman, tetapi jadilah bagian dari orang-orang yang menciptakan perubahan. Jangan takut memulai, jangan takut berbeda, dan jangan takut gagal,” pesannya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar mahasiswa tidak sekadar mencari kerja setelah lulus, melainkan menjadi motor penggerak penciptaan lapangan kerja baru melalui dunia usaha.
"Jangan takut untuk memulai usaha sejak mahasiswa dan teruslah konsisten dalam berkarya. Kegagalan adalah bagian dari proses. Jadilah pengusaha muda yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Ariza.
ECF 2026 dimeriahkan oleh berbagai perlombaan menarik seperti Festival Drumband (6 sekolah), Festival Modern Dance (13 peserta), kompetisi Cosplay (30 peserta), serta Bazar UMKM Mahasiswa yang menghadirkan sebanyak 56 stan.
Melalui festival ini, Pemko Tanjungpinang berkomitmen untuk terus mendukung keterlibatan generasi muda dalam memperkuat potensi daerah lewat kewirausahaan dan ekonomi kreatif.(**)