Tanjung Pinang, kabarkepri.co.id ] - Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang akan menggelar Bazar Murah Gerai Pangan. Bazar ini sebagai bagian dari program revitalisasi Gerai Pangan, untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, dan akan diselenggarakan hari Sabtu-Minggu, tanggal 31 Mei - 1 Juni 2025, mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB, berlokasi di Gerai Pangan, Jl. Hang Lekir, Batu IX, Kota Tanjungpinang.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha pangan lokal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Tujuannya, menekan angka inflasi, memenuhi kebutuhan pangan masyarakat jelang Idul Adha, serta meningkatkan perekonomian pelaku usaha lokal binaan DP3.
"Gerai Pangan sejatinya telah beroperasi setiap hari, namun dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan jumlah pengunjung. Maka melalui kegiatan Bazar Murah ini, kami ingin menghidupkan kembali semangat masyarakat untuk berbelanja di Gerai Pangan serta mendukung petani, UMKM, dan pelaku usaha binaan kami,” ujar Yoni Fadri, Pelaksana Harian Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang
Kebutuhan pokok seperti beras, lanjut Yoni Fadri, minyak goreng, gula pasir, dan telur berkualitas langsung dari distributor dengan harga terjangkau. Hasil pertanian dan produk segar lokal seperti cabai merah, cabai nano, kacang panjang, jambu kristal, produk hidroponik, madu, dan berbagai produk unggulan lainnya yang merupakan hasil kerja keras kelompok tani, wanita tani, peternak, hingga nelayan, juga disiapkan.
Selain bazar, sebagai bentuk penyemangat para pelaku usaha lokal, DP3 juga membuka kegiatan silaturahmi antar petani, penyuntikan hewan gratis dan doorprize berhadiah pupuk dan benih unggul.
Bulog, UMKM, dan kelompok binaan lainnya, turut berpartisipasi aktif dalam memeriahkan dan mengisi Gerai Pangan ini.
“Kami berharap Bazar Murah ini menjadi momentum kebangkitan Gerai Pangan, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan lokal. Ke depan, kami membuka pintu seluas-luasnya bagi Bulog, UMKM, Kelompok Tani, Wanita Tani, Kelompok Ternak, Nelayan, hingga pelaku usaha lainnya untuk terus berkontribusi dan menghidupkan Gerai Pangan sebagai pusat pangan masyarakat Kota Tanjungpinang,” tutup Yoni Fadri.(**)
