Harga Tiket Pesawat Melambung, Ribuan Penumpang Pilih Kapal PELNI

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Selasa, 15 April 2025 | 13:41 WIB

IMG-20250415-WA0085

IMG-20250415-WA0085

MEDAN, kabarkepri.co.id ] - Arus balik Lebaran dan liburan sepertinya masih berlanjut dari Medan tujuan Batam dan Tanjung Priok.

Pantauan hari ini, Selasa (15/4), di Terminal Penumpang Bandar Deli di Belawan, Medan Provinsi Sumatera Utara, terlihat ribuan penumpang memasuki terminal keberangkatan.

Siang ini, Kapal Pelni KELUD dari Belawan akan membawa penumpang berlayar tujuan Batam, dan dari Batam putar balik tujuan Belawan. Sesampainya di Belawan, rencananya Jum'at (17/4) kapal PELNI kembali berlayar tujuan Batam dan Tanjung Priok.

"Sampai di Batam Kamis (16/4), kapal putar balik kembali berlayar tujuan Belawan," kata Botlir petugas Informasi 5 PELNI.

Dengan mahalnya harga tiket pesawat, calon penumpang terpaksa hitung-hitungan harus mengeluarkan uang dengan jumlah keluarga yang hendak berangkat.

"Harga tiket pesawat mahal Bang, kami sekeluarga berlima, kalau dihitung-hitung harga naik pesawat selisihnya cukup besar, perjalanan hanya semalam, mending naik kapal aja, " kata Nuryati salah satu penumpang Kapal Kelud tujuan Batam, Selasa (15/4).

Terinformasi, sejak Jum'at (11/4) - hingga Selasa (15/4), harga tiket pesawat melambung. Untuk Medan tujuan Batam rata-rata harga tiket sudah Rp. 1.500.000 dan Medan tujuan Jakarta sudah di Rp. 3.000.000, dan terakhir di Selasa sudah nyaris mencapai di 4 jutaan rupiah.

Mahalnya harga tiket pesawat ini, memaksa penumpang untuk memilih Kapal PELNI. Beli tiket no seat (tidak ada tempat tidur ) dan rela tidur ditempat-tempat kosong ruang kapal.

"Harga tiketnya menggila, ada teman yang memilih rute Singapura atau Malaysia Mas, baru ke Batam," kata Suprapto sambil tersenyum.

Memang sudah hal yang wahh di Indonesia, setiap hari-hari besar harga tiket transportasi melambung naik mencapai 300 %, bahkan sampai ke titik diluar kemampuan masyarakat ekonomi menengah.

Untuk hal ini, diharapkan Pemerintah dapat mengontrol kenaikan harga tiket transportasi, agar masyarakat dapat menikmati kebijakan yang menguntungkan. (**)

BP batam