Menteri Agama RI Ucapkan Turut Berduka Atas Berpulangnya Pemimpin Umat Katolik Paus Fransiskus

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Senin, 21 April 2025 | 21:51 WIB

IMG-20250421-WA0147

IMG-20250421-WA0147

ROMA, kabarkepri.co.id ] Kabar duka dari Vatikan, Pemimpin Umat Katolik Paus Fransiskus berpulang kerumah Bapa, Tuhan Yang Maha Esa, di Casa Santa Marta Vatikan, Roma, Senin pagi (21/4).

Kabar ini tentu membuat duka bagi seluruh negara dan pimpinan umat di dunia, termasuk Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar.

“Saya mengucapkan duka sedalam-dalamnya atas wafatnya Paus Fransiskus,” ucap Menag Nasaruddin Umar.

Kita doakan Paus Fransiskus, lanjut Nasaruddin Umar, agar mendapat tempat di sisi Tuhan. Almarhum adalah sosok dikenal banyak berjasa bagi masyarakat di berbagai negara di dunia.

“Tentu jasa dan persahabatan beliau tidak bisa kita lupakan,” kenangnya.

Dikabarkan sebelum menghembuskan napas terakhir, Paus Fransiskus sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Gemelli Roma selama 38 hari karena sakit pneumonia (radang paru-paru).

Walaupun dalam kondisi belum pulih, di hari Paskah Minggu (20/4), dirinya masih menyempatkan hadir dan memberikan berkat buat ribuan umat Katolik di lapangan Basilika Santo Petrus , Vatikan. Keesokan harinya, Senin pagi (21/4) Paus Fransiskis berpulang diusia 88 tahun.

“Semoga yang mulia mendapat tempat yang layak di sisi-Nya, sesuai dengan kebijakan yang telah dilakukannya,” ucap Nasaruddin mendoakan.

Nasaruddin mengingat kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia, waktu itu 5 September 2024, dia area Masjid Istiqlal, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Nasaruddin mencium kening Paus Fransiskus, dan dibalas Paus dengan mencium tangan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar sambil tersenyum penuh ke ikhlasan.

"Keluarga besar Kementerian Agama dan segenap warga bangsa Indonesia mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya,” tutup Nasaruddin. (**)