Warga Taman Anugrah Protes, Larang Lori Penimbunan Lewat Jalan Baru Disemen

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Senin, 25 Agustus 2025 | 18:59 WIB

IMG-20250825-WA0099

IMG-20250825-WA0099

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Puluhan warga dari Perumahan Taman Anugrah Kecamatan Sagulung melakukan aksi protes dan melarang lori pengangkut tanah timbunan melewati jalan yang baru saja disemen cor beton, Senin (25/8).

Aksi ini dilakukan warga untuk menjaga agar jalan yang baru disemen cor tidak rusak dan berlubang karena aktifitas lori pengangkut tanah bolak balik melintasi jalan.

"Kita sudah bertahun-tahun memperjuangkan agar jalan menuju Perumahan ini diperbaiki dan disemen. Jalan ini akan segera rusak kalau lori itu terus bolak balik mengangkut tanah tibunan, makanya kita larang dan arahkan menggunakan jalan lain," terang Hasibuan.

Aksi warga ini terlihat sepontan, keinginan mereka adalah hal yang wajar, pertimbangannya, jika jalan rusak pihak pemilik transportasi dipastikan tidak bertanggung jawab untuk membangun jalan seperti semula.

"Mereka ini main babat aja melintas, kalau jalan rusak mereka main tinggal aja, ngak mau tau," sambung Hasibuan.

Dari pantauan dilapangan, setelah warga berbondong-bondong mendatangi pihak yang mengendalikan masuknya lori penimbunan, pengendali terlihat sibuk melakukan komunikasi dengan telpon genggamnya (HP). Terdengar seperti mengarahkan lori melintas ambil jalan lain menuju tempat pembuangan tanah timbun.

Informasi yang didapat dari warga setempat menyebutkan, lahan yang ditimbun ini akan dibangun Perumahan oleh PT Cipta, sedangkan dari plang nama yang sudah rubuh ditemukan dilokasi tertulis PT Devin Buana Perkasa sebagai pengembang.

Hingga sore hari, warga masih terus berjaga melihat aktifitas lori tanah timbun. Mereka kawatir lori - lori memaksa masuk ketika warga tidak berjaga dan melarang. Warga terlihat sesekali berteriak kepada rekannya ketika melihat satu lori mencoba masuk dari ujung jalan.

"Sudah kusuruh mutar ke jalan lain, awalnya agak jogal, akhirnya nurut," kata Lubis.

Informasi terakhir, warga Perumahan Taman Anugrah sepakat akan berkumpul, membahas terkait aktifitas lori tanah timbun melalui jalan yang baru disemen. Warga sepakat untuk tidak memberi izin lori bermuatan berat melakukan aktivitasnya melewati jalan .

"Kita akan kumpulkan warga, RT dan RW kita undang, kita mau tau siapa yang kasih izin lori ini bisa keluar masuk menggunakan jalan menuju komplek," kata Siahaan. (**)