BATAM, kabarkepri.co.id ] - Seiiring jumlah sampah yang semakin meningkat, maka persoalan sampah di Batam akan terus berkembang, harus mendapat perhatian yang serius dari seluruh kompomen daerah.
Terkait sampah, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Mulai dari jumlah sampah tiap hari bertambah dan menumpuk, harus memiliki infrastruktur pengelolaan yang memadai, transportasi ketempat penampungan dan pengelolaan sampah sesuai jenisnya.
Persoalan sampah inipun menjadi perhatian Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Dalam satu pertemuan, diapun mengajak seluruh komponen daerah untuk bekerja keras mengatasi persoalan sampah yang kian memprihatinkan.
Seluruh pemangku kepentingan diinstruksikan bekerja optimal, sehingga pengelolaan sampah di Kota Batam dapat memberikan kontribusi besar bagi kesehatan masyarakat Batam.
“Ini menjadi persoalan yang perlu kita tuntaskan agar tidak ada lagi keluhan dari masyarakat,” kata Li Claudia, kemarin (26/2).
Dalam penanganan pengelolaan sampah, sambung Li Claudia, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan demi terealisasinya kebijakan strategis terkait penanganan sampah.
Dalam beberapa rapat koordinasi, Li menegaskan bahwa penanganan terhadap sampah membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan terencana.
“Saat ini, pemerintah sedang melakukan pembenahan agar persoalan sampah bisa selesai. Untuk itu, saya mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah di titik yang bukan merupakan TPS. Mari mulai dari diri sendiri dan keluarga untuk lingkungan Batam yang lebih sehat,” pesannya. (**)
