Polisi Buru Aktor Intlektual Dan Pelaku Lain Di Kerusuhan Pujasera A2 Batam

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Selasa, 11 Maret 2025 | 18:12 WIB

IMG-20250311-WA0130

IMG-20250311-WA0130

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Kerusuhan di Pujasera A2 di kawasan Lubuk Baja masih menjadi perbincangan warga Batam. Pasalnya pihak polisi baru mengamankan dua pelaku yang terlibat membuat kerusuhan, J'umat malam, (28/2).

Kerusuhan ini sempat menjadi heboh, karena sepanjang masa tempat pusat jajanan serba ada (pujasera) A2 ini tempat yang aman untuk pengunjung warga Batam, apalagi warga negara Malaysia dan Singapura yang ingin makan dan berlibur di Batam.

"Kerusuhan itu begitu cepat, sekelompok orang menyerang tamu yang baru duduk. Mereka menyerang membabi buta, memukul dan mempora-porandakan meja dan bangku, bahkan ada yang naik ke atas meja lalu menendang," ungkap Moody Arnold Timisela bagian dari Manajemen A2 kepada kabarkepri.co.id Selasa (11/3).

Bila melihat tayangan CCTV saat kejadian, pelaku sangat ramai, artinya lebih dari dua orang. Aksinya brutal sekali, padahal tamu sama sekali tidak memberikan perlawanan, tetap dipukuli secara beramai-ramai.

"Saya menyaksikan kejadian itu, dan sepertinya ini ada yang menggerakkan. Harapan kita polisi dapat segera menangkap pelaku lain yang terlibat dan aktor intelektual dalam kerusuhan itu," pesan Moody.

Kerusuhan ini sempat dibawa ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi 1 DPRD Kota Batam, Rabu (5/3) . Hasilnya, menyoroti masalah perizinan usaha dan keamanan harus lebih ditingkatkan oleh pihak pengelola Pujasera A2.

Kejadian ini tentu mencoreng dunia pariwisata di Batam. Bagaimana tidak, tamu dari negara tetangga melihat langsung kerusuhan itu. Selama ini, Pujasera A2 salah satu tempat tujuan wisata negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Hingga berita ini di turunkan, terkait apakah sudah ada penangkapan pelaku lainnya, kabarkepri.co.id belum mendapat informasi terbaru terkait perkembangan kasus ini di Polsek Lubuk Baja.(**)