Polda Kepri Gelar Buka Puasa Bersama dan Kukuhkan Da'i Kamtibmas 

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:36 WIB

IMG-20260227-WA0142

IMG-20260227-WA0142

BATAM, kabarkepri.co.id - Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Provinsi Kepulauan Riau(Kepri), Irjen Pol Asep Safrudin, gelar silaturahmi dan buka Puasa bersama ulama, paguyuban serta buruh pekerja. Di momen ini, Kapolda Kepri juga mengukuhkan Da'i Kamtibmas, di Lantai 12 Hotel Nagoya Hill Batam, Kamis sore (26/2)

Dalam pertemuan ini, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kepri Dr. H. Zoztafia, S.Ag menyampaikan apresiasi atas peran Polri yang senantiasa hadir di tengah masyarakat dan bersinergi dengan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami melihat langsung bagaimana kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan pengamanan dan kolaborasi bersama tokoh agama, kepala KUA, serta para kepala madrasah. Sinergi ini sangat penting dalam menjaga situasi yang aman dan harmonis di Kepulauan Riau,” ujarnya

Zoztafia menambahkan, menjelang bulan suci Ramadhan, pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi lintas tokoh agama guna memperkuat nilai toleransi dan menjaga kerukunan antarumat beragama.

Merespon Kànwil Kemenag Kepri, Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, menegaskan bahwa Da’i Kamtibmas memiliki peran strategis dalam membantu Polri menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Peran Da’i Kamtibmas sangat penting dalam membantu tugas Polri, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas. Kami berharap para Da’i dapat memberikan tausiah, edukasi, serta berperan sebagai cooling system bersama Bhabinkamtibmas dalam mencegah potensi konflik di masyarakat,” kata Asep.

Dia juga menyoroti fenomena maraknya akun media sosial palsu yang mengatasnamakan ustaz atau da’i dan menyebarkan informasi yang tidak benar, provokatif, serta berpotensi memecah belah masyarakat.

“Di era post-truth saat ini, peran guru, ulama, dan Da’i sangat dibutuhkan untuk meluruskan informasi yang tidak benar. Kami berharap Da’i Kamtibmas dapat menjadi narasumber yang memberikan edukasi kepada masyarakat, serta membantu menangkal hoaks dan paham radikalisme,” tegasnya.(**)