BATAM, kabarkepri.co.id ] - PLN Batam pastikan pasokan Listrik Batam-Bintan aman selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Beban puncak diprediksi 26 Maret saat warga selesai mudik.
Sekretaris Perusahaan PLN Batam Samsul Bahri menjelaskan, daya mampu sistem Batam-Bintan capai 880,8 MW. Sementara beban puncak tertinggi diperkirakan 761 MW pada 26 Maret. “Neraca daya selama siaga RAFI 6-31 Maret dalam kondisi normal,” ujar Samsul, Jumat (13/3).
PLN memprediksi puncak Listrik di Batam bukan saat Idul Fitri 20-21 Maret karena banyak warga mudik. Kebutuhan justru turun saat hari raya. Beban 20 Maret diperkirakan 547,9 MW dengan cadangan 332,9 MW. Beban 21 Maret sekitar 556,3 MW dengan cadangan 324,5 MW.
Total beban Listrik RAFI 2026 diprediksi naik 19% dibanding 2025.
Untuk jaga keandalan, PLN Batam siapkan 35 posko siaga dan 712 personel. Ada petugas beban, pembangkit, transmisi, gardu induk, distribusi, IT, dan logistik. PLN juga siapkan genset mobile, gardu portable, trafo mobile, dan kendaraan operasional.
“Strategi kami jaga neraca daya, pastikan pembangkit siap, dan maksimalkan monitoring agar Listrik andal selama RAFI. Pasokan energi primer pembangkit juga dipastikan aman," kata Samsul. (**)

