Skip to main content

Pipa 800 mm Batamindo Rampung Diperbaiki, BP Batam Fokus Normalisasi Air

Fernandes Tampubolon
Editor Fernandes Tampubolon
2 min read
IMG-20260831-WA0090

​BATAM, kabarkepri.co.id ]- Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan perbaikan jaringan pipa air minum 800 mm di depan Kawasan Batamindo rampung pada Sabtu (29/8/2026) pukul 14.45 WIB, setelah sempat menghadapi kendala pengelasan dan kebocoran saat uji coba. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pemulihan layanan menjadi prioritas utama.

​“Pekerjaan perbaikan pipa sudah kita tuntaskan. Sekarang yang menjadi perhatian adalah memastikan air kembali mengalir dan tekanan jaringan terus dipulihkan sampai normal. Saya minta seluruh tim tidak berhenti pada selesainya pekerjaan fisik, tetapi memastikan pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Amsakar, sambil menyampaikan permohonan maaf atas durasi gangguan yang melampaui perkiraan.

​Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, turut menekankan pentingnya pengawalan distribusi hingga air benar-benar sampai ke tangan warga.

​“Kami memahami bagaimana rasanya ketika air belum mengalir, sementara kebutuhan rumah tangga terus berjalan. Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, saya minta tim di lapangan bekerja sampai tuntas. Jangan hanya memastikan pipa selesai diperbaiki, tetapi pastikan air benar-benar sampai kepada masyarakat yang masih terdampak,” ujar Li Claudia.

​Wilayah seperti Batu Aji, Tembesi, dan Marina kini mulai menerima aliran, sementara Sagulung dan Sei Lekop masih dalam proses pemulihan bertahap karena faktor elevasi tinggi. Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menjelaskan bahwa kapasitas IPA Duriangkang 3 dan 4 saat ini berada di angka 600 liter per detik dengan tekanan 9 bar dan akan dinaikkan bertahap menuju 750 liter per detik serta 12 bar.

​“Setelah pekerjaan selesai, kita tidak bisa langsung menaikkan debit dan tekanan ke kondisi maksimal tanpa melihat respons jaringan. Saat ini pengaliran berada di sekitar 600 liter per detik dengan tekanan 9 bar dan terus kami pantau. Tim teknis akan melakukan peningkatan debit secara bertahap menuju 750 liter per detik dengan tekanan 12 bar, tetap dengan mempertimbangkan keamanan dan kestabilan jaringan,” jelas Denny.

BP Batam dan PT Air Batam Hilir terus memantau distribusi hingga normal. Terkait evaluasi penanganan ke depan, Amsakar menegaskan komitmen lembaganya.

“Kami tidak menutup mata terhadap kondisi yang masih dirasakan masyarakat. Karena itu, setelah pipa selesai diperbaiki, pekerjaan berikutnya adalah memastikan distribusi kembali normal. Saya minta proses ini dikawal sampai tuntas dan masyarakat kembali mendapatkan layanan air yang baik," tutupnya.