Pemko Batam Buka Focus Group Discussion Perhubungan

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Jumat, 16 Mei 2025 | 18:01 WIB

IMG-20250516-WA0090

IMG-20250516-WA0090

BATAM, kabarkepri.co.id ].- Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin M.Pd secara resmi membuka acara Focus Group Discussiin (FGD) perhubungan terkait masalah angkutan umum, lalu lintas, tata kelola perparkiran serta pemaparan laporan pendahuluan survey potensi parkir untuk tahun anggaran 2025.

“Pengelolaan parkir saat ini sedang menjadi sorotan oleh masyarakat. Parkir merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) berupa retribusi parkir. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam berkeinginan pendapatan meningkat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jefridin, Kamis (15/5)

Untuk penyusunan program 5 tahun, serta mengetahui potensi parkir di Kota Batam, Pemko Batam telah melakukan survei melalui konsultan yakni PT Hirfi Studio.

“Dari survei ini diharapkan dapat diketahui berapa potensi perparkiran di Kota Batam,” tuturnya. Data ini akan menjadi sumber untuk menghitung potensi parkir di Kota Batam,” jelasnya.

Untuk itu, FGD difokuskan penataan dan penyelenggaraan pengelolaan perpakiran pada masa akan datang. FGD ini menjadi wadah yang strategis untuk berbagi gagasan, data, dan pengalaman guna merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan transportasi, lalu lintas, dan perparkiran.

“Kota Batam merupakan kota yang berkembang pesat, dengan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi dari waktu ke waktu. Saya berharap forum ini dapat berjalan secara interaktif dan produktif, dengan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif demi mendukung terwujudnya sistem 3 transportasi dan perparkiran yang lebih baik di Kota Batam,” tutupnya.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim menjelaskan, untuk tatanan transformasi lokal sudah disusun, sehingga menjadi pedoman dalam mengembangkan transportasi secara terintegrasi. Dengan FGD ini akan dipaparkan hasil potensi parkir berdasarkan data yang ada.

“Mohon menyampaikan masukan pada FGD ini sehingga Kita mengetahui data potensi target parkir di Kota Batam. Saat ini terdapat 700 jumlah titik parkir,” ujarnya.

FGD dihadiri Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, S Tarigan, Kajari Batam diwakili Kasi Datun Kejari Batam, Jefri Hardi, Kadis Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso dan Ganjar Patriadi selalu Direktur PT Hirfi Studio serta tenaga ahli konsultan Lutfi Jafar, perwakilan dari Polresta Barelang dan Anggota forum lalu lintas Kota Batam. (**)