Halalbihalal di Sei Beduk, Amsakar-Li Claudia Pesankan Jaga Hubungan dan Fokus Bekerja

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:59 WIB

IMG-20260401-WA0135

IMG-20260401-WA0135

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Amsakar - Li Claudia hadiri halalbihalal digelar di Puri Agung IV Tahap 2, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Selasa (31/3)

Suasana penuh keakraban, masyarakat yang hadir terlihat berbaur tanpa sekat dengan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakilnya, Li Claudia Chandra. Sesekali terlihat senyum dan tawa lepas bersama.

Amsakar mengajak masyarakat menjadikan momentum Syawal sebagai sarana memperbaiki diri, khususnya dalam menjaga hubungan antarsesama.

"Selama Ramadan kita dilatih menahan diri. Di bulan Syawal ini saatnya saling memaafkan. Atas nama pribadi, keluarga, serta jajaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Amsakar.

Amsakar juga mengakui bahwa memimpin Kota Batam dengan jumlah penduduk lebih dari 1,3 juta jiwa bukanlah hal mudah. Ia menyadari setiap kebijakan yang diambil tidak selalu dapat memenuhi harapan seluruh masyarakat

Sambung Amsakar, jika ada kebijakan atau pernyataan yang belum sesuai harapan masyarakat, kami mohon maaf. Namun, kami memilih untuk tetap fokus bekerja dan menjaga suasana tetap kondusif.

Amsakar juga menyinggung terkait distribusi air bersih dan pengelolaan sampah di Telaga Punggur. Pemko Batam terus berupaya maksimal mencari solusi.

"Masalah air dan sampah tidak bisa diselesaikan secara instan. Kami terus berupaya bersama pihak terkait dan membutuhkan dukungan masyarakat, termasuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar memaparkan perkembangan 15 program prioritas yang menjadi komitmen pemerintahannya bersama Li Claudia. Ia menyebut sebagian besar program telah berjalan, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis, insentif bagi lansia, pinjaman modal usaha tanpa bunga hingga Rp20 juta, serta beasiswa bagi lebih dari 2.000 pelajar berprestasi.

Selain itu, capaian Universal Health Coverage (UHC) di Batam juga disebut telah mencapai 98 persen, sehingga sebagian besar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis. (**)