Skip to main content

BP Batam Perkuat Sinergi dengan KBRI Tokyo dan Perbankan, Pacu Ekspansi Investor Jepang

Fernandes Tampubolon
Editor Fernandes Tampubolon
2 min read
IMG-20260909-WA0099

​BATAM, kabarkepri.co.id ] - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat posisi Batam sebagai destinasi investasi strategis bagi perusahaan Jepang melalui sinergi dengan KBRI Tokyo, IIPC Tokyo, dan Bank BNI Tokyo, Kamis (3/9/2026).

​Berdasarkan data Triwulan I 2026, Jepang berada dalam lima besar negara investor PMA di Batam dengan total realisasi investasi keseluruhan mencapai Rp17,4 triliun (PMA Rp8,8 triliun dan PMDN Rp8,5 triliun). Sementara itu, total investasi Batam hingga Semester I 2026 telah mencatatkan angka Rp38,97 triliun. Kepercayaan ini didukung oleh kehadiran berbagai perusahaan Jepang yang telah beroperasi, seperti PT Epson Batam, PT Yokogawa Manufacturing Batam, PT Sumitomo Wiring Systems Batam Indonesia, PT SIIX Electronics Indonesia, PT Rubycon Indonesia, PT Patlite Indonesia, PT Shimano Batam, PT NOK Precision Component Batam, hingga PT Nissin Kogyo Batam.

​Dalam pertemuan tersebut, BP Batam menekankan pentingnya kepastian perizinan dan kesiapan infrastruktur untuk menarik minat investor Negeri Sakura.

​“Perusahaan Jepang dikenal sangat detail dalam menentukan kawasan untuk investasinya. Karena itu, informasi yang komprehensif mengenai kawasan, kesiapan infrastruktur, kepastian proses perizinan dan kemudahan berusaha menjadi sangat penting,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait.

​Kepastian dan kemudahan perizinan yang sepenuhnya berada di bawah kewenangan BP Batam menjadi daya tarik utama, didukung lokasi strategis yang dekat dengan Singapura serta pasar Asia. Melalui kolaborasi ini, BP Batam berharap jejaring informasi investasi semakin luas dan terbuka.

​“Kami ingin perusahaan Jepang tidak hanya mengenal Batam sebagai bagian dari Indonesia, tetapi melihat Batam sebagai kawasan yang siap menerima dan mendukung pengembangan investasi mereka,” pungkas Ariastuty.(**)