BP Batam Kembali Fasilitasi Warga Ke Hunian Baru Di Tanjung Banon

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Kamis, 26 Juni 2025 | 22:07 WIB

IMG-20250626-WA0094

IMG-20250626-WA0094

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pengembangan kawasan Rempang Eco-City kembali difasilitasi Badan Pengusahaan (BP) Batam pindah kehunian baru yang berlokasi di Tanjung Banon.

Proses pemindahan ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam dalam mendukung program prioritas nasional. Hak-hak masyarakat terdampak tetap terpenuhi secara adil dan layak selama proses berlangsung. Hingga saat ini, sudah 106 KK atau sekira 368 jiwa warga yang sudah mendiami rumah baru.

"BP Batam tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan proses penataan Rempang berjalan secara terencana dan inklusif,” kata Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, Rabu (25/6).

Untuk proses pemindahan, lanjut Taofan, pihaknya terus mengedepankan pendekatan humanis dan komunikatif, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk masyarakat lokal.

“Kami menjalankan proses ini secara terukur dan partisipatif dan mengedepankan kolaborasi semua pihak agar transisi berjalan mulus,” tambahnya.

Selanjutnya, BP Batam tidak hanya menargetkan terciptanya kawasan industri dan pariwisata modern, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berimbang.

BP Batam berupaya menuntaskan rencana investasi di Rempang dengan semangat kolaborasi dari seluruh komponen daerah. Kami ingin memastikan masyarakat tetap nyaman, iklim investasi kondusif, dan pembangunan berjalan sesuai harapan bersama,” jelas Taofan lagi.

Ia berharap kawasan Rempang dapat tumbuh menjadi simbol kemajuan baru bagi Kota Batam dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

BP Batam mengharapkan kerja sama dari seluruh pihak agar pengembangan Rempang berjalan optimal. Semoga warga yang telah menempati rumah baru bisa beraktivitas dengan nyaman,” tutup Taofan.(**)