BP Batam Akan Tarik Lahan Tidur Jika Tidak Dibangun Dua Tahun

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:36 WIB

IMG-20250318-WA0142

IMG-20250318-WA0142

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Badan Pengusahaan (BP) Batam memberi peringatan kepada sejumlah pemilik lahan agar segera membangun di lahan yang diberikan. Jika tidak membangun selama dua tahun, maka lahan yang diberikan akan ditarik kembali. Hal itu dilakukan demi percepatan pembangunan Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) yang berdaya saing ke depannya.

Jika lahan terus dibangun, maka Batam menjadi daerah pengembangan industri dan wisata, serta menjadi tujuan investasi baik dari dalam mapun luar negeri.

“Sesuai arahan dari Kepala BP Batam Bapak Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Ibu Li Claudia Chandra, lahan yang tidak dimanfaatkan selama dua tahun harus ditarik kembali,” kata Syarlin Joyo Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Lahan, Pesisir, dan Reklamasi, Selasa (18/3).

Menurut Syarlin Joyo, lahan yang dialokasikan harus produktif, sehingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat didongkrak mencapai 8 % , sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau lahan tidur ini bisa diselesaikan lebih cepat, maka akan lebih bagus. Sehingga bisa diterbitkan alokasi lahan yang baru, dengan catatan harus segera dibangun atau dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya,” katanya.

Sesuai ketentuan yang berlaku, lanjut Syarlin Joyo, BP Batam akan terus melakukan evaluasi dan proses untuk lahan-lahan tidak produktif.

“Mari kita bersama-sama, untuk komitmen dan mendorong pembangunan Batam yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (**)