Bea Cukai Batam Kawal Proses Reekspor Limbah B3 Milik PT Esun Internasional

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:17 WIB

IMG-20260122-WA0169

IMG-20260122-WA0169

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Bea Cukai Batam.kawal proses pengeluaran kembali (reekspor) limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) milik PT Esun Internasional Utama Indonesia.Ada empat kontainer berisi komponen elektronik bekas seperti komputer, hard disk, peralatan audio-video, modem, power board, hingga printed circuit board (PCB), dikembalikan ke negara asal, melalui pelabuhan Batu Ampar, Selasa (20/1).

Saat ini, ada 914 kontainer diduga berisi limbah B3 tertahan di Pelabuhan Batu Ampar. Dari jumlah ini, ada 74 kontainer telah dilakukan pemeriksaan oleh Bea Cukai Batam bersama Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum LHK).

Ratusan kontainer yang belum diperiksa, dilakukan tindakan pengamanan dengan pencegahan pengeluaran dari pelabuhan. Sebagai tindak lanjut, pada bulan Oktober Bea Cukai Batam telah mengirimkan rekomendasi reekspor kepada perusahaan terkait.

Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menjelaskan, ada dua perusahaan mengajuan permohonan reekspor. PT Esun Internasional sebanyak 19 kontainer, PT Logam Internasuonal Jaya mengajukan 21 kontainer.

"Permohonan tersebut ditindaklanjuti secara bertahap dan sedang menunggu antrean kapal. Seluruh kontainer yang bermuatan limbah B3 wajib dilakukan reekspor,” tegas Zaky melalui pesan WA, Kamis (22/1).

Sementara itu, Evi Oktavia, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, memberikan apresiasi kepada

PT Esun yang telah kooperatif dan berinisiatif memulai proses reekspor. Perusahaan lainnya diharapkan mengikuti langkah ini, agar biaya yang timbul akibat pennimbunan tidak semakin besar.

Bea Cukai Batam memastikan bahwa setiap proses dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Bersama BP Batam dan Dinas Lingkungan Hidup, Bea Cukai Batam mendukung perusahaan yang melaksanakan reekspor sebagai upaya penyelesaian atas kontainer bermuatan limbah B3.(**)