Batam Bangun Pusat Data Terbesar RI, Gandeng Day One dan PLN, Siap Jadi Hub Digital Asia Tenggara

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Jumat, 17 April 2026 | 14:23 WIB

IMG-20260419-WA0053

IMG-20260419-WA0053

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Batam perkuat posisi sebagai tujuan investasi digital Asia Tenggara lewat pembangunan pusat data hyperscale kedua.

Kerja sama strategis BP Batam, PT PLN Batam, dan PT Digitalland Service One (DayOne), telah ditandatangani, di Balairung Sari BP Batam, Jumat (17/4). Kerja sama ini untuk mendukung kampus pusat data baru DayOne di Kabil Industrial Tech Park.

Disepakati Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) terbesar di Indonesia dengan kapasitas 511 MVA atau setara 450 MW. Listrik ini untuk pasok pusat data DayOne secara bertahap 2026-2027.

Kerjasama strategis ini dihadiri, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, CEO DayOne Jamie Khoo, Dirut PT PLN Batam Kwin Fo, serta Forkopimda dan asosiasi industri.

Amsakar tegaskan kesiapan infrastruktur dan kemudahan izin jadi kunci tarik investor. “Masuknya proyek pusat data besar ini bukti Batam siap jadi hub digital dunia,” ujarnya.

Ekspansi DayOne di Kabil lanjutkan sukses di Nongsa Digital Park. Pusat data ini dukung komputasi AI dan layanan cloud untuk Asia-Pasifik. CEO DayOne Jamie Khoo sebut kemudahan administrasi BP Batam jadi alasan utama ekspansi. Proyek ini bagian dari model SIJORI yang hubungkan Singapura-Johor-Batam sebagai pusat data lintas batas terintegrasi pertama di Asia Tenggara.

"Ekspansi ini merupakan tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terkemuka di Asia, termasuk model Singapura-Johor-Batam (SIJORI) milik kami yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Batam menjadi platform pusat data lintas batas pertama yang benar-benar terintegrasi di Asia Tenggara,” jelas Jamie.

BP Batam dan PLN Batam juga teken MoU PLTS di atas 200 MWp, terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, untuk dukung energi bersih. Selain itu ada MoU layanan infrastruktur terintegrasi termasuk jaringan fiber optik.

"BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia,” ujar Amsakar.

Dirut PLN Batam Kwin Fo yakin sinergi ini perkuat Batam sebagai kawasan investasi unggulan dan pusat ekonomi digital. Pusat data hyperscale diharapkan beri efek ganda bagi ekonomi lokal, buka lapangan kerja teknologi, dan perkuat kedaulatan digital nasional.

"Kami meyakini bahwa sinergi antara PLN Batam dan DayOne dengan dukungan penuh dari BP Batam akan semakin memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi unggulan dan pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara,” ujar Kwin Fo.(**)