BATAM, kabarkepri.co.id ] — Barang bukti 1,3 ton psikotropika jenis ketamine dimusnakan, dihadiri aparat gabungan dalam konfrensi pers di Mako Kodaeral IV Batam, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Menko Polkam Djamari Chaniago dan Dan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko.
Pengungkapan bermula dari pencegatan kapal MV King Sun di perairan Kepulauan Riau, di mana petugas menemukan 65 karung ketamine di anjungan kapal. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi TNI AL, Polri, BNN, BIN, serta Bea Cukai.
Menko Polkam Djamari Chaniago mengapresiasi kerja keras aparat dalam memutus jaringan narkoba sebelum beredar di masyarakat.
“Pengungkapan ini bukan sekadar tentang berapa banyak barang bukti yang kita amankan, tetapi tentang berapa banyak masyarakat yang berhasil kita selamatkan dari ancaman narkoba,” ujar Djamari.
Ia juga menegaskan sikap tegas negara terhadap sindikat internasional.
“Ini menjadi bukti bahwa negara hadir dan seluruh aparat penegak hukum memiliki komitmen yang kuat untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk mengamankan wilayah perbatasan dari ancaman penyelundupan.
“Ini harus menjadi momentum untuk terus memperkuat kewaspadaan. Kita ingin Batam menjadi daerah yang aman, masyarakatnya terlindungi, dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi jaringan narkoba,” tegas Amsakar.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko menyampaikan bahwa keberhasilan ini menunjukkan efektivitas koordinasi lintas institusi.
"Keberhasilan ini adalah wujud sinergitas seluruh unsur yang terlibat. Ini menunjukkan bahwa dengan koordinasi dan kerja sama yang kuat, upaya penyelundupan narkoba dapat kita gagalkan,” katanya.
Barang bukti senilai Rp2,076 triliun dengan estimasi potensi penyalahgunaan mencapai 6,49 juta jiwa tersebut akhirnya dimusnahkan menggunakan tiga unit insinerator guna memastikan keamanan wilayah serta mencegah peredaran ulang.(**)