PULAU KASU BATAM - KEPRI, kabarkepri.co.id ] – Lapangan Panglima Rahim, Pulau Kasu, bergemuruh dengan antusiasme ribuan penonton saat Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, hadir melakukan tendangan penutup dalam laga final sepak bola Kasu Cup VI 2026, Sabtu (18/7). Pertandingan puncak yang mempertemukan PS Zakira melawan PS H Seven ini menjadi klimaks dari rangkaian pesta Olahraga akbar tersebut.
Di hadapan para pemain dan masyarakat, politisi Partai Gerindra ini menekankan pentingnya menjaga integritas di dalam lapangan. Ia berharap turnamen ini menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya bakat-bakat sepak bola masa depan.
"Junjung sportivitas, andalkan kualitas bermain. Saya berharap melalui turnamen ini, lahir bibit-bibit pemain sepak bola yang mampu menembus level nasional dan seterusnya. Anak pulau harus bisa berprestasi dalam Olahraga, khususnya sepak bola," tegas Iman di sela-sela acara.
Sebagai sosok yang juga besar dari lingkungan masyarakat pesisir, Iman menyatakan komitmen penuhnya terhadap pengembangan potensi di wilayah pulau-pulau Provinsi Kepri. Baginya, Olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebanggaan daerah.
"Sebagai Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, saya akan terus memberikan perhatian serius terhadap pembangunan, baik dari sisi infrastruktur maupun pengembangan sektor Olahraga di pulau-pulau," sambungnya.
Pesta Anak Pulau yang Membangun Kebersamaan
Kasu Cup VI 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola. Ajang yang telah berlangsung selama 35 hari ini menjadi "Pesta Anak Pulau" yang mempertandingkan berbagai cabang Olahraga, mulai dari bola voli, perahu sampan, futsal, hingga takraw.
Turnamen ini mendapatkan dukungan luas dari atlet dan masyarakat dari berbagai wilayah di sekitar Kepri, termasuk Terong, Pecong, Pemping, Anakraya, Bulang, hingga Galang. Keberhasilan acara ini pun tak lepas dari kedermawanan para donatur lokal.
"Setiap cabang Olahraga yang dipertandingkan, hadiahnya merupakan sumbangsih dari donatur, yakni anak-anak Pulau Kasu yang memiliki kepedulian tinggi dan kemurahan rezeki untuk berbagi kepada warga pulau kita," tutup Iman mengapresiasi gotong royong masyarakat setempat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang bagi anak-anak pulau di Kepri untuk menunjukkan eksistensi dan prestasi di dunia Olahraga.(**)

