Skip to main content

Puluhan Penerima Alokasi Lahan Lapor Mandiri ke BP Batam

Fernandes Tampubolon
Editor Fernandes Tampubolon
2 min read
IMG-20260814-WA0183

​BATAM, kabarkepri.co.id ] — Upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat tata kelola lahan mendapat sambutan positif. Sejak 11 hingga 13 Agustus 2026, sebanyak 66 penerima alokasi tanah telah melapor secara mandiri melalui Land Management System (LMS) BP Batam.

​Selain itu, dari 75 surat panggilan reguler yang dikirimkan, 46 penerima alokasi telah memenuhinya. Seluruh proses ini masih berlangsung hingga batas akhir 31 Agustus 2026.

​Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan BP Batam, Syarlin Joyo, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif tersebut dalam membangun basis data pemanfaatan lahan yang akurat.

​"Kami mengapresiasi penerima alokasi tanah yang telah melakukan pelaporan secara mandiri. Ini menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk mendukung tata kelola lahan yang lebih baik. Data yang disampaikan juga menjadi bagian penting bagi BP Batam dalam melakukan evaluasi pemanfaatan lahan secara objektif," ujar Syarlin, Kamis (13/8/2026).

​Menurutnya, pelaporan ini bertujuan untuk memastikan lahan dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukan demi mendukung iklim investasi dan pembangunan di Kota Batam, serta memperkuat komunikasi dengan para pemegang alokasi.

​"Prinsipnya adalah bagaimana lahan yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara baik dan optimal serta sesuai peruntukannya. Oleh karena itu, kami terus membuka ruang komunikasi dan mengajak penerima alokasi tanah untuk melakukan pelaporan secara mandiri," jelasnya.

BP Batam mengimbau para penerima alokasi yang belum melapor agar segera memanfaatkan kesempatan melalui LMS hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

​"Kami berharap partisipasi ini terus meningkat. Semakin lengkap data yang kami terima, semakin baik pula proses evaluasi dan penataan pemanfaatan lahan yang dapat dilakukan. Tujuannya tentu untuk menciptakan tata kelola lahan yang tertib, memberikan kepastian proses, sekaligus mendukung kegiatan investasi di Batam," tutupnya.(**)