Skip to main content

BP Batam Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

Fernandes Tampubolon
Editor Fernandes Tampubolon
2 min read
IMG-20260811-WA0180

​BATAM, kabarkepri.co.id ] — Badan Pengusahaan (BP Batam) memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pendataan ini dinilai krusial untuk menyediakan basis data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan guna merumuskan kebijakan serta perencanaan pembangunan yang tepat sasaran di Batam.

​Sensus Ekonomi merupakan program pendataan terbesar di Indonesia yang dilaksanakan BPS setiap sepuluh tahun sekali. Pada tahun 2026, agenda ini berlangsung dari Mei hingga Agustus melalui dua tahapan, yakni pengisian kuesioner dan pendataan lapangan secara door to door.

​Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha di Kota Batam agar menyambut kedatangan petugas sensus tanpa keraguan serta memberikan informasi secara jujur, benar, dan lengkap.

​“Tidak perlu khawatir untuk memberikan data kepada petugas. Kerahasiaan data responden telah diatur dalam Undang-Undang. Data yang diberikan digunakan untuk kepentingan statistik dan penyusunan kebijakan,” ujar Ariastuty, Senin (10/8/2026).

​Jaminan Keamanan dan Kerahasiaan Data

​Ariastuty menegaskan bahwa kerahasiaan informasi yang diberikan responden telah dilindungi oleh hukum positif di Indonesia. Berdasarkan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, penyelenggara kegiatan statistik wajib menjamin kerahasiaan keterangan dari responden, yang dipertegas pula melalui Pasal 24 bagi setiap petugas statistik.

​Kelengkapan data dari sensus ini tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah sebagai landasan pembangunan, tetapi juga membantu para pelaku usaha dalam membaca kondisi pasar, mengidentifikasi peluang investasi, serta menyusun strategi bisnis yang kompetitif.

​Menutup keterangannya, Ariastuty menekankan bahwa akurasi data akhir sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat serta para pelaku usaha selama proses pendataan berlangsung.

​“Partisipasi masyarakat sangat penting. Semakin lengkap dan akurat data yang diperoleh, semakin baik pula dasar yang kita miliki untuk menentukan arah pembangunan Batam,” pungkasnya.(**)