Batam Masuk 5 Besar Nasional ADLGA 2026, Sekdako Firmansyah Paparkan Transformasi Digital

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:38 WIB

IMG-20260723-WA0212

IMG-20260723-WA0212

​BATAM, kabarkepri.co.id ] — Kota Batam berhasil masuk dalam lima besar nominasi Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLGA) 2026 kategori Sekretaris Daerah Kota. Capaian ini menunjukkan komitmen Pemko Batam dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data dan digitalisasi pelayanan publik.

​Tahapan penilaian dilanjutkan melalui visitasi tim penilai yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7/2026). Dari seluruh Indonesia, terpilih 15 nominator terbaik yang mencakup masing-masing lima Sekda Provinsi, Kota, dan Kabupaten.

​Transformasi Digital Berbasis Data dan Aspirasi Masyarakat

​Dalam paparannya, Firmansyah menjelaskan bahwa digitalisasi di Batam telah menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, hingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Setiap kebijakan dirancang berdasarkan data akurat yang tidak hanya bersumber dari administrasi perangkat daerah, tetapi juga menyerap aspirasi warga melalui Musrenbang berjenjang mulai dari tingkat RT/RW hingga kota.

​“Kami meyakini pembangunan yang baik harus dimulai dari data yang baik. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Batam harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Data yang kami gunakan bukan hanya data administrasi, tetapi juga data yang berasal dari aspirasi masyarakat dan telah melalui proses validasi secara berjenjang,” ujar Firmansyah.

​Pendekatan data-driven government ini membuat program pembangunan berjalan lebih presisi dan tepat sasaran.

​Inovasi QRIS untuk Optimalisasi PAD

​Selain perencanaan, digitalisasi juga diterapkan dalam pengelolaan keuangan daerah untuk menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel, salah satunya melalui implementasi pembayaran parkir menggunakan QRIS.

​“Digitalisasi juga kami dorong untuk meningkatkan PAD. Pembayaran parkir melalui QRIS memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi dan akurasi penerimaan daerah sehingga potensi kebocoran dapat diminimalkan,” kata Firmansyah.

​Didukung kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Pemko Batam berkomitmen terus memperluas digitalisasi sektor pelayanan publik demi mewujudkan pemerintahan yang modern, adaptif, serta berdaya saing.(**)

BP batam